Aku Pulang

Tak ada kertas putih yang tersisa untuk luapkan rasa rinduku pada Latar ini. Cukup waktu aku berikan pada yang lain, hingga tak kuasa aku teteskan keringat untuk kembali berkarya dalam Lembaran ini. Bukan maksud tak acuh bukan maksud mengaduh. Hanya keadaan yang tak izinkan aku pulang. Moga ini jadi awal yang Indah tuk aku kembali berjuang dalam mengukir catatan diri ini.

Tinggalkan komentar

Belajarlah….!

Ilmu melimpah di segala aspek yang ada bersama darah yang mengalir dan nafas yang berhembus.

Tinggalkan komentar

Syukur

Jarang di antara kita yang bisa menerima suatu masalah dengan tulus Ikhlas. Tapi sebenarnya yang tersimpan di dalam semua itu terdapat Ni’mat dan La’nat. Tergantung kita bisa memilah dan mengambilnya atau tidak.

Semua akan menjadi berarti dan bermanfaat bagi kita ketika kita bisa mengambil hikmah-hikmah di baliknya. Barulah ini yang akan menjadi Baca entri selengkapnya »

, , ,

Tinggalkan komentar

Jika Perlu Bergantung

Jiwa ini sepenuhnya hanyalah milik-Nya, yang bebas dan merdeka, yang tak satu pun makhluk berhak menguasainya.

Meskipun deri dera terkadang menapa membekas, bukan berarti jiwa ini takhluk dalam gelapnya alam.

Ketahuilah….. Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan komentar

Berangkat dari titik nol “0”

blank terkadang kita rasakan ketika kita terlalu bingung. banyak masalah yang berpotensi / bermuatan positif n negatif yang bertemu di dlm diri kita. ketika besar masalah itu sama tapi berbanding terbalik, maka yang terjadi adalah saling meniadakan, atau terkadang justru menimbulkan problem baru.
dari sini kita Baca entri selengkapnya »

,

Tinggalkan komentar

Siapakah diri ini?

“Tidak ada sesuatupun yang lebih dekat

kepadamu selain dirimu sendiri;
jika kau tidak memahami dirimu,
bagaimana kau bisa memahami orang lain?

Kau mungkin berkata, ‘aku memahami diriku’,
tetapi kau salah!

Satu-satunya yang kau ketahui tentang dirimu,
hanyalah penampilan fizikalmu.

Satu-satunya yang kau ketahui tentang ‘nafs’mu (jiwa),
adalah ketika kau lapar kau makan,
ketika kau marah kau membuat keributan,
dan ketika kau termakan bara nafsu, kau bercinta.

Semua binatang memiliki kesamaan dengan dirimu
dalam hal ini.

Kau harus mencari kebenaran di dalam dirimu..

.. Siapa dirimu?

Dari mana datangnya dirimu, dan kemana kau akan pergi?
Apa perananmu di dunia ini?
Kenapa kau diciptakan?
Di mana kebahagiaan sejatimu berada?

Jika kau ingin mengetahui tentang dirimu,
kau harus mengetahui bahwa kau diciptakan dari dua hal.

Pertama adalah tubuhmu dan penampilan luarmu (zahir)
yang dapat kau lihat dengan matamu.

Bahagian lainnya adalah jiwamu.

Jiwamu adalah bahagian yang tidak bisa kau lihat
tetapi bisa kau ketahui
dengan pengetahuanmu yang dalam.

Kebenaran akan eksistensimu ada di dalam jiwamu.
Hal lainnya hanyalah pengabdi bagi jiwamu.”

– Imam Al Ghazali

:: Dikutip dari buku Imam Al-Ghazali,
berjudul Kimiya’e Saadat : “The Alchemy of Happiness”.

Tinggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 Komentar